BULLYING
Bullying adalah tindakan menindas orang lain dengan
perkataan maupun perbuatan. Bullying biasanya dilakukan secara berulang-ulang
dan akhirnya menjadi kebiasaan. Tujuan orang membully diantara lain adalah
mendominasi si target bully, menutupi rasa malu, meningkatkan kepercayaan diri,
ataupun hanya berupa tindakan iseng saja. Tindakan bullying biasanya dilakukan
kepada orang yang memiliki kelemahan seperti orang memiliki sifat pendiam atau
malu-malu, orang yang cenderung gemuk, orang yang mudah tersinggung, dan orang
yang pendek. Bullying dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, yaitu
bullying fisik, bullying verbal, bullying relasi, dan cyberbullying. Bullying fisik
berupa menindas orang dengan kekerasan seperti memukul atau merusak. Bullying
verbal adalah bullying berupa mengejek, menghina, mengolok-olok, atau
menjelekan seseorang. Bullying relasi merupakan tindakan bullying untuk
merendahkan status sosialnya dihadapan orang lain. Dan Cyberbullying adalah
tindakan bullying dengan menggunakan teknologi atau media social. Istilah kata
bullying memiliki makna yang berubah-ubah dari sejak dahulu kala. Pada abad ke
15, Bully awalnya berarti “sayang”, kemudian pada abad ke 17 artinya berubah
menjadi “teman”, dan akhirnya sekarang arti kata “bully” berubah menjadi “penindas”.
Tindakan yang termasuk dalam bullying adalah apa saja yang membuat orang merasa
tertindas. Contoh tindakan bullying fisik adalah mendorong-dorong orang,
memukul orang, berkelahi, ataupun merusak barang milik orang. Contoh bullying
verbal adalah mengejek orang yang memiliki masalah tertentu, menjelekan tampak
fisik seseorang, dan menghina kelemahan seseorang. Contoh bullying relasi
adalah menyebarkan rumor buruk tentang seseorang sehingga orang lain yang
mendengar rumor tersebut berpikiran buruk tentang orang yang dibully tersebut. Dan
contoh cyberbullying adalah menjelekkan seseorang melalui media social yang
menyebabkan banyak orang melihatnya dan mempermalukan orang yang menjadi korban
bullying tersebut. Ada beberapa orang yang dengan mudah mampu mengabaikan tindakan
bullying seseorang terhadapnya, namun ada juga orang yang merasa sangat sulit
untuk mengabaikan tindakan bullying seseorang. Dampak yang dirasakan oleh
korban bullying tentu sangat buruk. Mereka akan merasa depresi dan akhirnya
menjadi rendah diri. Mereka bisa merasa sangat malu dan akhirnya menutup diri. Sikap
mereka bisa berubah dari positif menjadi negatif. Dan yang paling parah adalah
mereka yang tidak tahan lagi menjadi korban bullying bisa saja bunuh diri. Namun
bagi beberapa orang, menjadi korban bully dapat membawa dampak positif. Maksudnya,
mereka akan belajar untuk menangani masalah dan meningkatkan kemampuan
berinteraksi dengan orang lain. Maka mereka yang mampu memanfaatkan menjadi
korban bullying untuk menjadi pelajaran hidup memiliki kemampuan untuk
menangani masalah dengan sendirinya dan tidak bergantung pada orang lain. Tapi tetap
saja bullying harus dihentikan. Ada beberapa cara untuk menangani bullying.
How
to prevent bullying for dummies:
Salah satunya adalah dengan mengabaikan dan tidak
mempedulikan apa yang mereka katakana atau lakukan kepadamu. Orang yang suka
membully biasanya akan terhibur dengan reaksimu terhadap perbuatan mereka,
namun bila kamu mengabaikan apa yang ia lakukan, biasanya si pembully akan
bosan membully mu dan akhirnya mereka akan berhenti membullymu. Bila mereka
tetap membully, beranikanlah diri untuk mengatakan tidak kepada mereka. Katakan
kepada bahwa kamu tidak suka dibully. Dan bila mereka masih tetap membully
kamu, laporkanlah ini kepada pihak yang bertanggung jawab seperti guru, orang
tua, ataupun polisi bila tindakan bully sudah melewati batas. Mereka biasanya
tahu apa yang harus dilakukan untuk mencegah bullying dan membela korban
bullying. Dan akhirnya bila si pelaku bully masih tetap membullymu, dan bahkan
ia membawa mu ke tempat yang sepi dimana tidak ada orang lain yang bisa
melihat, kemudian mereka mengancammu untuk memukulmu, sebaiknya kamu harus siap dan bisa membela diri dengan mengikuti
bela diri apapun, karena biasanya orang yang belajar bela diri dapat mengembangkan
mental mereka dan mereka bisa menangani bullying dengan baik. Tetapi ingat,
gunakanlah ilmu bela diri hanya untuk keperluan mendesak saja dan jangan malah
digunakan untuk membully. Atau cara lain agar kamu tidak dibully, adalah dengan
tidak sendirian, jika ingin jalan-jalan, pergilah bersama teman atau orang
dewasa. Karena biasanya orang yang membully kamu hanya berani membully bila
kamu sedang sendiri dan saat mereka melihat kamu sedang bersama orang lain,
mereka akan berpikir dua kali untuk membullymu. Dan cara yang paling terakhir
adalah… bicarakanlah dengan orang lain. Berbagilah pengalaman dalam menjadi
korban bullying. Bisa saja kamu mendapat metode baru untuk menangani bullying. Bergabunglah
dalam organisasi anti-bullying agar kamu lebih tahu tentang bullying dan cara
mengatasinya. Maka itu kamu akan merasa lebih percaya diri bila ada seseorang
yang berusaha untuk membully kamu.
Sekian essay dari kami, terima kasih atas perhatiannya.
Daftar
pustaka:
https://en.wikipedia.org/wiki/Bullying
http://www.stopbullying.gov/kids/what-you-can-do/
https://en.wikipedia.org/wiki/Bullying
http://www.stopbullying.gov/kids/what-you-can-do/
Jonathan Christopher A. 9G/20
Eurico Arvi N. 9G/9
No comments:
Post a Comment