Saturday, March 12, 2016

BULLYING (Jonathan9G/20,Eurico9G/9)

BULLYING
Bullying adalah tindakan menindas orang lain dengan perkataan maupun perbuatan. Bullying biasanya dilakukan secara berulang-ulang dan akhirnya menjadi kebiasaan. Tujuan orang membully diantara lain adalah mendominasi si target bully, menutupi rasa malu, meningkatkan kepercayaan diri, ataupun hanya berupa tindakan iseng saja. Tindakan bullying biasanya dilakukan kepada orang yang memiliki kelemahan  seperti orang memiliki sifat pendiam atau malu-malu, orang yang cenderung gemuk, orang yang mudah tersinggung, dan orang yang pendek. Bullying dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, yaitu bullying fisik, bullying verbal, bullying relasi, dan cyberbullying. Bullying fisik berupa menindas orang dengan kekerasan seperti memukul atau merusak. Bullying verbal adalah bullying berupa mengejek, menghina, mengolok-olok, atau menjelekan seseorang. Bullying relasi merupakan tindakan bullying untuk merendahkan status sosialnya dihadapan orang lain. Dan Cyberbullying adalah tindakan bullying dengan menggunakan teknologi atau media social. Istilah kata bullying memiliki makna yang berubah-ubah dari sejak dahulu kala. Pada abad ke 15, Bully awalnya berarti “sayang”, kemudian pada abad ke 17 artinya berubah menjadi “teman”, dan akhirnya sekarang arti kata “bully” berubah menjadi “penindas”. Tindakan yang termasuk dalam bullying adalah apa saja yang membuat orang merasa tertindas. Contoh tindakan bullying fisik adalah mendorong-dorong orang, memukul orang, berkelahi, ataupun merusak barang milik orang. Contoh bullying verbal adalah mengejek orang yang memiliki masalah tertentu, menjelekan tampak fisik seseorang, dan menghina kelemahan seseorang. Contoh bullying relasi adalah menyebarkan rumor buruk tentang seseorang sehingga orang lain yang mendengar rumor tersebut berpikiran buruk tentang orang yang dibully tersebut. Dan contoh cyberbullying adalah menjelekkan seseorang melalui media social yang menyebabkan banyak orang melihatnya dan mempermalukan orang yang menjadi korban bullying tersebut. Ada beberapa orang yang dengan mudah mampu mengabaikan tindakan bullying seseorang terhadapnya, namun ada juga orang yang merasa sangat sulit untuk mengabaikan tindakan bullying seseorang. Dampak yang dirasakan oleh korban bullying tentu sangat buruk. Mereka akan merasa depresi dan akhirnya menjadi rendah diri. Mereka bisa merasa sangat malu dan akhirnya menutup diri. Sikap mereka bisa berubah dari positif menjadi negatif. Dan yang paling parah adalah mereka yang tidak tahan lagi menjadi korban bullying bisa saja bunuh diri. Namun bagi beberapa orang, menjadi korban bully dapat membawa dampak positif. Maksudnya, mereka akan belajar untuk menangani masalah dan meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan orang lain. Maka mereka yang mampu memanfaatkan menjadi korban bullying untuk menjadi pelajaran hidup memiliki kemampuan untuk menangani masalah dengan sendirinya dan tidak bergantung pada orang lain. Tapi tetap saja bullying harus dihentikan. Ada beberapa cara untuk menangani bullying.

How to prevent bullying for dummies:
Salah satunya adalah dengan mengabaikan dan tidak mempedulikan apa yang mereka katakana atau lakukan kepadamu. Orang yang suka membully biasanya akan terhibur dengan reaksimu terhadap perbuatan mereka, namun bila kamu mengabaikan apa yang ia lakukan, biasanya si pembully akan bosan membully mu dan akhirnya mereka akan berhenti membullymu. Bila mereka tetap membully, beranikanlah diri untuk mengatakan tidak kepada mereka. Katakan kepada bahwa kamu tidak suka dibully. Dan bila mereka masih tetap membully kamu, laporkanlah ini kepada pihak yang bertanggung jawab seperti guru, orang tua, ataupun polisi bila tindakan bully sudah melewati batas. Mereka biasanya tahu apa yang harus dilakukan untuk mencegah bullying dan membela korban bullying. Dan akhirnya bila si pelaku bully masih tetap membullymu, dan bahkan ia membawa mu ke tempat yang sepi dimana tidak ada orang lain yang bisa melihat, kemudian mereka mengancammu untuk memukulmu, sebaiknya kamu harus  siap dan bisa membela diri dengan mengikuti bela diri apapun, karena biasanya orang yang belajar bela diri dapat mengembangkan mental mereka dan mereka bisa menangani bullying dengan baik. Tetapi ingat, gunakanlah ilmu bela diri hanya untuk keperluan mendesak saja dan jangan malah digunakan untuk membully. Atau cara lain agar kamu tidak dibully, adalah dengan tidak sendirian, jika ingin jalan-jalan, pergilah bersama teman atau orang dewasa. Karena biasanya orang yang membully kamu hanya berani membully bila kamu sedang sendiri dan saat mereka melihat kamu sedang bersama orang lain, mereka akan berpikir dua kali untuk membullymu. Dan cara yang paling terakhir adalah… bicarakanlah dengan orang lain. Berbagilah pengalaman dalam menjadi korban bullying. Bisa saja kamu mendapat metode baru untuk menangani bullying. Bergabunglah dalam organisasi anti-bullying agar kamu lebih tahu tentang bullying dan cara mengatasinya. Maka itu kamu akan merasa lebih percaya diri bila ada seseorang yang berusaha untuk membully kamu.

Sekian essay dari kami, terima kasih atas perhatiannya.




Jonathan Christopher A. 9G/20
Eurico Arvi N. 9G/9

No comments:

Post a Comment